3bce2dbaf14ad6b16ba785410d5218929bb7486f
Hanya Berbagi Berbagi dan Berbagi

Pengertian, Tugas utama, Macam-macam dan Jenis Sistem Operasi Komputer

pengertian sistem operasi komputer, tugas utamanya dan macam macam dan jenis sistem operasi komputer

Sistem operasi adalah sebuah program yang mengelola perangkat keras (hardware) komputer dan sumber daya perangkat lunak. Sistem operasi bertindak sebagai perantara antara perangkat keras dan perangkat lunak komputer. System operasi dapat ditemukan di semua perangkat yang bekerja layaknya komputer, misalnya PC desktop, smartphone, laptop, tablet, dll. Sistem operasi desktop yang dominan adalah Microsoft Windows. Di tempat kedua ada MacOS Apple dan Linux di tempat ketiga. Namun Linux dominan di server dan superkomputer. Di sektor smartphone, Google Android (yang adalah juga linux) dan kedua adalah Apple iOS. Di artikel ini akan kita bahas Pengertian sistem operasi, tugas pokoknya, macam – macam, dan jenis sistem operasi Komputer.

Daftar Isi:

  1. Pengertian Sistem Operasi
  2. Tugas pokok Sistem Operasi
  3. Macam – macam OS dan Jenis Jenis OS
  4. Penutup

1. Pengertian Sistem Operasi

Istilah sistem operasi sering ditujukan kepada semua perangkat lunak yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi perangkat lunak terinstal. Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi seperti program-program pengolah kata dan peramban web.

Secara umum, sistem operasi adalah perangkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan atau istilahnya booting. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah sistem operasi berjalan, dan sistem operasi akan melakukan layanan inti untuk software-software itu. Layanan inti tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, penjadwalan tugas schedule task, dan antar-muka user GUI/CLI. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh sistem operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu sistem operasi.

Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka sistem operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dengan lapisan software. Sistem operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem operasi menjamin aplikasi lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem berkas. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem operasi mengatur schedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, di mana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.

(kembali ke Daftar Isi)

2. Tugas pokok Sistem Operasi

Sebenarnya tugas pokok sistem operasi ada banyak, saya hanya akan menyebutkan 8 saja tugas pokok sistem operasi komputer.
Sistem operasi memiliki 8 (delapan) fungsi pokok, yaitu:

  1. Mengontrol akses perangkat keras. Sistem operasi melacak semua perangkat yang terhubung, lalu memanajemen interakasi antara aplikasi dan perangkat keras. Untuk mengakses dan berkomunikasi dengan perangkat keras, sistem operasi perlu menginstal sebuah perangkat lunak (driver) untuk tiap komponen perangkat keras.
  2. Manajemen memori – Melacak memori utama sistem. Dan juga mendistribusikan sumber daya di antara berbagai proses yang berbeda.
  3. Manajemen aplikasi. Sistem operasi meletakan suatu aplikasi dan memuatnya ke dalam memori (RAM) komputer. Sistem operasi menjamin setiap aplikasi mendapatkan sumber daya yang cukup.
  4. Manajemen file dan folder. Sistem operasi mengatur dan membuat susunan file yang tersimpan di dalam hard disk dan media penyimpanan lain.
  5. Manajemen prosesor – Mengelola penggunaan prosesor diantara berbagai aplikasi yang berjalan.
  6. Menyediakan user interface. Sistem operasi akan menyediakan tampilan antarmuka pengguna, baik dalam bentuk baris perintah perintah (Command Line Interface – CLI) maupun dalam bentuk grafis (Graphical User Interface – GUI).
  7. Keamanan – Sistem Operasi menjamin keamanan dan mencegah akses tidak sah ke data.
  8. Jaringan – System operasi juga bertugas mengelola tugas-tugas jaringan dan mengamankan data pengguna dari kejahatan di jaringan.

Os juga bertindak sebagai perantara interaksi antara perangkat keras dan perangkat lunak

(kembali ke Daftar Isi)

3. Macam – macam OS dan Jenis Jenis OS

Jenis dan macam system operasi sangat banyak saya hanya akan menjelaskan secara garis besarnya saja. berdasarkan tugas, user dan bentuk.

3.1. OS Singletask dan Multitasking

Yang juga menarik :
1 daripada 3

Seperti namanya Single task OS, System operasi hanya dapat melakukan satu tugas pada satu waktu, sementara multitasking OS dapat melakukan banyak tugas sekaligus dengan membagi timing prosesor yang ada ke beberapa proses. Hal ini dilakukan oleh task scheduling subsystem dari suatu sistem operasi.

3.2. OS single-user dan multi-user

Sama seperti di atas, OS pengguna tunggal (single-user) memungkinkan hanya satu pengguna pada satu waktu. Tetapi OS multi-pengguna memungkinkan banyak pengguna untuk menggunakan PC yang sama secara bersamaan. Hal ini dilakukan oleh OS dengan membagi sumber daya sistem untuk pengguna yang berbeda sesuai kebutuhan mereka. Sistem operasi muti-pengguna memperluas konsep dasar multi-tasking dengan fasilitas yang mengidentifikasi proses dan sumber daya, seperti ruang disk, milik beberapa pengguna, dan multi-user sistem memungkinkan banyak pengguna untuk berinteraksi dengan sistem pada saat yang sama. Time-sharing operating systems menjadwalkan tugas untuk penggunaan sistem yang efisien dan juga mencakup perangkat lunak akuntansi untuk alokasi prosesor, penyimpanan massal, pencetakan, dan sumber daya lainnya ke banyak pengguna.

(kembali ke Daftar Isi)

3.3. OS terdistribusi

Sebuah Sistem operasi terdistribusi mengelola sekelompok komputer yang bekerja sama sebagai satu komputer. Koneksi banyak komputer yang berfungsi sebagai satu komputer disebut sebagai sistem terdistribusi. OS terdistribusi memungkinkan banyak komputer bekerja bersama dan menjadikannya seperti satu komputer.

3.4. Templated OS

Dalam konteks Sistem operasi terdistribusi dan komputasi awan, templating mengacu pada pembuatan mesin virtual tunggal sebagai sistem operasi tamu, kemudian menyimpannya sebagai alat untuk beberapa mesin virtual yang berjalan. Teknik ini digunakan baik dalam manajemen virtualisasi dan komputasi awan, dan secara umum digunakan di balik layar oleh server besar. Dalam dunia komputasi awan dan web kita lebih familiar dengan istilah vps (virtual Private System). Kalo di komputer lokal kita kenal virtualisasi sistem komputer menggunakan software macam virtualbox , VMware dll.

(kembali ke Daftar Isi)

3.5. Sistem Operasi Tertanam (Embedded OS)

Embedded OS adalah System operasi untuk sistem komputer tertanam. OS ini membutuhkan sumber daya komputer yang sangat sedikit. Mereka sangat andal dan mampu bekerja secara efisien pada sumber daya yang terbatas seperti ROM dan RAM yang lebih rendah, Embedded OS tidak memiliki fungsionalitas tingkat tinggi akan tetapi sangat efisien dan dapat diandalkan untuk melakukan fungsi yang dibutuhkan.

3.6. Sistem Operasi waktu nyata (real time OS)

Jenis sistem operasi ini dirancang untuk aplikasi yang memerlukan memproses data yang datang tanpa penundaan dalam pemrosesan atau sistem akan gagal. Jeda waktu diukur dalam sepersepuluh detik atau bahkan lebih singkat. Jenis sistem ini bisa di kelompokkan dalam system event driven atau system time sharing. Sistem event driven menjadwalkan tugas berdasarkan prioritas sementara sistem time sharing menjadwalkan tugas berdasarkan waktu interupsi. Sebagian besar sistem operasi waktu nyata (real time OS) menggunakan algoritma penjadwalan pre-emptive.

Contoh dari sebuah sistem waktu nyata adalah sistem pengendali pesawat terbang. Batasan waktu pada sistem pengendali pesawat terbang harus tegas karena penyimpangan terhadap batasan waktu dapat berakibat fatal, yaitu kecelakaan.

(kembali ke Daftar Isi)

4. Penutup

Demikianlan artikel tentang pengertian sustem operasi, tugas pokoknya dan macam dan jenis sistem operasi. Saya menjelaskan sebatas yang penulis tahu dengan memepelajari dari berbagai sumber, jika ada yang salah silahkan kontak penulis agar segera saya perbaiki atau silahkan koreksi di kolom komentar. Jika sobat menyukai artikel seperti ini mohon berlangganan lewat Email agar mendapat notifikasi update di inbox sobat, atau silahkan follow social media kami.

Terima kasih telah berkunjung.

Sumber wikipedia techinfoabout
Subscribe to our newsletter
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time

Tinggalkan balasan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

19 + sixteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.