Cara Menyimpan Foto Status Whatsapp

Cara Menyimpan Foto Status Whatsapp

WhatsApp adalah salah satu aplikasi pesan instan yang paling populer di dunia, dengan jutaan pengguna aktif setiap harinya. Salah satu fitur yang banyak digunakan di WhatsApp adalah Status, di mana pengguna bisa mengunggah foto, video, atau teks yang dapat dilihat oleh kontak mereka selama 24 jam. Meskipun WhatsApp tidak menyediakan opsi untuk menyimpan status orang lain secara langsung melalui aplikasi, ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk menyimpan foto atau video dari status WhatsApp, baik menggunakan fitur bawaan aplikasi atau dengan bantuan aplikasi pihak ketiga.

Pada artikel ini, kami akan menjelaskan beberapa cara yang aman dan mudah untuk menyimpan foto status WhatsApp. Namun, perlu diingat bahwa menyimpan status orang lain harus dilakukan dengan izin atau persetujuan dari pemilik status tersebut, agar kita tetap menghormati privasi orang lain.

1. Menyimpan Foto Status WhatsApp Secara Manual (Menggunakan File Manager)

WhatsApp secara otomatis menyimpan foto dan video status yang dilihat ke dalam penyimpanan ponsel Anda. Anda bisa mengakses file ini secara manual melalui File Manager atau aplikasi galeri di ponsel Anda. Berikut adalah langkah-langkah untuk menyimpan foto status WhatsApp secara manual:

Langkah-langkah:

  1. Buka File Manager di Ponsel Anda:
  2. Jika Anda menggunakan ponsel Android, buka aplikasi File Manager atau Pengelola File yang sudah terpasang di perangkat Anda. Kalau saya menggunakan X-Plore seperti pernah saya singgung di artikel aplikasi ringan wajib install
  3. Masuk ke Folder WhatsApp:
  4. Cari dan pilih folder WhatsApp di dalam File Manager. Biasanya folder ini berada di Internal Storage atau SD Card.
  5. Cari Folder 'Media':
  6. Di dalam folder WhatsApp, buka folder Media. Kemudian, buka folder .Statuses. Folder ini berisi semua status WhatsApp yang Anda lihat. Folder ini adalah folder tersembunyi jadi pastikan anda telah mengaktifkan fitur lihat folder tersembunyi di File Manager Favorit anda:
  7. Temukan Foto atau Video yang Ingin Disimpan:
  8. Di dalam folder .Statuses, Anda akan menemukan foto dan video yang telah Anda lihat di status WhatsApp. Pilih foto atau video yang ingin Anda simpan.
  9. Pindahkan atau Salin Foto:
  10. Setelah menemukan foto atau video yang diinginkan, salin atau pindahkan file tersebut ke folder lain di perangkat Anda, seperti folder Pictures atau Gallery, agar file tersebut tetap tersimpan meskipun status tersebut sudah hilang.

Catatan:

  • File status hanya akan disimpan di folder .Statuses setelah Anda melihatnya. Jika Anda belum melihat status tersebut, file tersebut tidak akan ada di folder ini.
  • Status yang sudah lebih dari 24 jam atau telah dihapus oleh pemilik status tidak akan tersedia di folder .Statuses.

2. Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga (Status Saver)

Jika Anda ingin cara yang lebih mudah untuk menyimpan foto atau video status WhatsApp, Anda dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Status Saver. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk menyimpan status WhatsApp dengan cepat, tanpa perlu mencari file secara manual.

Berikut adalah langkah-langkah menggunakan aplikasi Status Saver:

Langkah-langkah:

  1. Unduh Aplikasi Status Saver:
  2. Buka Google Play Store (untuk pengguna Android) dan cari aplikasi Status Saver. Beberapa aplikasi yang populer untuk menyimpan status WhatsApp adalah Status Saver atau Story Saver. Pilih aplikasi yang sesuai dan unduh.
  3. Buka Aplikasi Status Saver:
  4. Setelah aplikasi terpasang, buka aplikasi Status Saver.
  5. Lihat Status di WhatsApp:
  6. Buka aplikasi WhatsApp dan lihat status orang yang ingin Anda simpan.
  7. Kembali ke Aplikasi Status Saver:
  8. Setelah melihat status, kembali ke aplikasi Status Saver. Aplikasi ini akan secara otomatis menampilkan foto dan video status yang baru saja Anda lihat.
  9. Pilih dan Simpan Status:
  10. Pilih foto atau video yang ingin Anda simpan dan tekan tombol Simpan atau Download. File tersebut akan tersimpan di galeri ponsel Anda.

Catatan:

  • Aplikasi Status Saver hanya bisa digunakan untuk menyimpan status WhatsApp yang masih tersedia. Jika status telah hilang setelah 24 jam, Anda tidak akan dapat menyimpannya.
  • Pastikan untuk memeriksa izin aplikasi yang Anda unduh dan pastikan aplikasi tersebut aman dan memiliki ulasan yang baik.

3. Menggunakan Fitur Screenshot (Untuk Foto Status)

Jika Anda hanya ingin menyimpan foto status yang bersifat statis (bukan video), cara termudah adalah dengan menggunakan fitur screenshot di ponsel Anda. Ini memungkinkan Anda untuk menangkap gambar status WhatsApp tanpa perlu menggunakan aplikasi tambahan.

Langkah-langkah:

  1. Tunggu Status Muncul:
  2. Buka WhatsApp dan lihat status orang yang ingin Anda simpan.
  3. Ambil Screenshot:
  4. Tekan tombol Power + Volume Down atau swipe kebawah dengan 3 jari layar ponsel anda (untuk ponsel Android) atau Power + Home (untuk iPhone) secara bersamaan untuk mengambil screenshot.
  5. Cek Screenshot di Galeri.
  6. Foto status yang telah Anda ambil dengan screenshot akan tersimpan di galeri ponsel Anda, dalam folder Screenshots.

Catatan:

  • Mengambil screenshot hanya dapat digunakan untuk foto status. Jika status berupa video, Anda perlu menggunakan metode lain seperti File Manager atau Aplikasi Status Saver.
  • Mengambil screenshot untuk status orang lain tanpa izin bisa dianggap kurang etis. Pastikan Anda mendapatkan izin dari pemilik status jika ingin menyimpan foto mereka.

Kesimpulan

Menyimpan foto atau video dari status WhatsApp bisa dilakukan dengan berbagai cara, baik secara manual melalui File Manager, menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Status Saver, atau dengan fitur screenshoot. Penting untuk diingat bahwa Anda harus selalu menghormati privasi orang lain dan meminta izin sebelum menyimpan atau membagikan status orang lain. Dengan demikian, Anda bisa menikmati fitur WhatsApp dengan cara yang sesuai dengan etika dan hukum yang berlaku.

Posting Komentar

"Berkomentarlah dengan bijak dan sopan, mari kita budayakan bertutur kata yang baik dan saling menghormati. Mohon maaf bila komentar Anda yang tidak memenuhi kriteria tersebut akan saya hapus. Bila Anda ingin memberikan saran, kritik, masukan yang membangun, dan memberikan tambahan materi bila ada kekurangan pada artikel yang sedang dibahas dengan senang hati saya persilakan, terima kasih."